Thursday, April 11, 2019

Budidaya Kurma Thailand

Leave a Comment
Thailand adalah negara pertama di Asia Tenggara bahkan di dunia, yang telah berhasil membudidayakan Kurma, untuk dapat tumbuh dan berbuah di daerah tropis. Tak hanya itu, perkebunan kurma kemudian menjadi trend agrowisata baru di beberapa negara tetangga Thailand, termasuk Indonesia. 
Rekayasa Genetika terhadap Kurma Thailand dipelopori oleh Sak Lamjuan yang berhasil menemukan varietas baru kurma yang tahan dan adaptif di daerah tropis. Sak Lamjuan adalah seorang periset di Universitas Maejo. Setelah proses yang panjang, Lamjuan berhasil mengawinsilangkan jenis Barhee dan Deglet Nour. Hasil dari persilangan itu kemudian disebut dengan nama KL-1 Maejo36. Namun orang Thailand lebih senang menyebutnya dengan nama KL-1 atau Kolak One. Kata ‘Kolak’ adalah panggilan Sak Lamjuan. 
Kurma KL-1 tidak hanya adaptif dan tahan terhadap iklim tropis, tetapi juga sudah dapat berbuah pada tahun ke-3 atau selambat-lambatnya tahun ke-4. Pohon Kurma KL-1 berbuah pada ketinggian 2 sampai 3 meter saja, sehingga dapat dipetik dengan mudah tanpa alat khusus karena rata-rata tingginya hanya selutut atau perut orang dewasa.
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

0 comments:

Post a Comment